Pembangunan Nasional Yang Multidimensional

Pembangunan Nasional Yang Multidimensional

Pembangunan Bidang Politik:
     Bidang politik merupakan salah satu aspek kehidupan bernegara yang mutlak perlu dibangun secara programatik dan berkesinambungan. Bahwa pembangunan dibidang politik yang dibahas dalam karya rulis ini bukan hanya berlaku bagi negara - negara dunia ketiga, akan tetapi juga bagi negara - negara yang sudah maju dalam kehidupan politiknya.

A. Tahap - Tahap Pertumbuhan Politik dalam Rangka Pembangunan Nasional

  1. Menciptakan Stabilitas Politik: Bahwa stabilitas politik bukan ia merupakan tujuan akhir dari pembangunan politik melainkan sebagai wahana dan titik tolak yang mutlak diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan.
  2. Penyusunan Kembali Organisasi - Organisasi Politik (Restructuring Of Politics Organizational): Bahwa dengan restrukturasasi organisasi - organisasi politik ialah satu pihak memungkinkan berlakunya sistem multilateral untuk mencegah tumbuhnya satu partai politik yang demikian kuatnya sehingga dapat mendominasi kehidupan politik di negara yang besangkutan.
  3. Tinggal Landasan Politik (Politicawave take off): Dimulai usaha - usaha oleh partai politik yang telah mengalami restrukturisasi yang telah disinggung diatas untuk secara aktif dan proaktif turut berpatisipasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan.

B. Hubungan Luar Negeri Dalam Rangka Pertumbuhan dan Perkembangan Politik
    Dalam Era Globalisasi seperti sekarang ini, jelas bahwa hubungan negeri yang didasarkan pada asas saling menghormati, tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lainnya dan hubungan yang saling menguntungkan mutlak perlu dipelihara karena dengan demikian kepercayaan negara - negara lain dan badan - badan internasional dapat diperoleh dan pada gilirannya akan sangat membantu pertumbuhan dan perkemabangan dalam negeri sendiri, bukan hanya dibidang politik akan tetapi juga dibidang - bidang lainnya, seperti bidang ekonomi, perdagangan, sosial budaya dan bukan juga dibidang pertahanan dan keamanan.

C. Pengaruh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terhadap Hubungan Luar Negeri
  Sudah umum dimaklumi dan bahkan sering ditekankan oleh banyak pihak bahwa berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi antaralain melahirkan revolusi, transformasi, revolusi komunikasi, dan revolusi teknologi informasi, dunia sudah menjadi suatu dasar global.
   Dapat dikatakan, jika jakau masalah tentang pernikahan antara teknologi komunikasi dengan teknologi informasi yang menghasilkan berbagai sarana organisasi yang sangat canggih seperti faksimi, internet dengan word wide web nya yang kesemuanya secara teoritkal sangat mempermudah pemeliharaan hubungan internasional yang serasi. Jika dimuka telah dikatakan bahwa tidak ada lagi tempat bagi nasionalisme yang chauvinistik dalam dunia yang sarat dengan teknologi super canggih ini. Salah satu alasan ialah bahwa senang atau tidak, keterbukaan harus dijadikan sebagai salah satu ciri dari suatu negara.
   Jadi, bahwa hubungan luar negeri terhadap pengaruh ilmu pengetahuan dan teknologi pada akhirnya diabadikan kepada kepentingan negara bangsa kiranya tidak akan ada yang menyanggah. Akan tetapi tidak dengan sikap chauvinistik dan arogan melainkan dengan saling menghargai.

D. Aspek Hubungan Luar Negeri
    Dapat dikatakan bahwa aspek politik merupakan aspek terpenting dan sekaligus merupakan aspek tertua dalam hubungan antara negara. Maka dikatakan aspek terpenting karena aspek tersebut berkaitan erat dengan percaturan kekuatan politik didunia yang berangkat dari kepentingan nasional masing - masing negara. Seperti telah umum diketahui, berbicara mengenai politik tentang upaya untuk memahami siapa dapat dimana dan bilamana. Dengan kata lain berbicara tentang pengaruh pada tingkat regional dan global yang secara populer dengan istilah hegomoni.
      Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa aspek politik hubungan luar negeri merupakan bagian dari aspek politik didalam negeri.

E. Aspek Ekonomi Hubungan Luar Negeri
    Hubungan ekonomi luar negeri sangat dipengaruhi oleh dan pada tingkat yang dominan tergantung pada sifat dan jenis hubungan politik. Maksudnya, antara suatu negara dengan negara - negara lain baik, pada umumnya hubungan ekonominya pun akan menjadi baik.

Ada 3 Aspek Ekonomi Hubungan Luar Negeri
  1. Sebagai sumber bahan mentah dan bahan baku untuk diproses menjadi produk tertentu oleh negara - negara bekas penjajah
  2. Sebagai pasar berbagai produk yang dihasilkan yang tidak jarang berupa dumping.
  3. Sebagai sumber tenaga kerja murah dalam hal terjadinya penanaman modal.

F. Aspek Teknis Hubungan Luar Negeri
    Aspek teknis dari hubungan luar negeri pun tidak terlepas dari pertimbangan kepentingan nasional dari pihak - pihak yang terlibat. Ada aspek pengiriman tenaga - tenaga ahli dari negara maju ke negara penerima bantuan dan pengiriman para pejabat dan orang - orang lain ke luar negeri untuk menempuh pendidikan.
   Terdepat 3 perihal mengenai Aspek Teknis Hubungan Luar Negeri, antaralain sebagai berikut:
  1. Perihal Ahli Lokal Belajar ke Luar bahwa salah satu bentuk kerja sama teknis dalam rangka hubungan luar negeri adalah dengan mengirimkan tenaga - tenaga ahli lokal ke negara - negara maju tertentu untuk menambah pengetahuan dan keterampilan baik dalam bentuk study di lembaga - lembaga pendidikan tinggi yang memberikan gelar akademik kepada mereka seperti kursus, seminar, kunjungan, observasi, dan berbagai bentuk lainnya.
  2. Perihal Tenaga Ahli Asing bahwa aspek ini pun tidak bebas dari berbagai masalah, termasuk yang bersifat sosio - psikologis.


1 comment:

Penerapan Norma - Norma Moral dan Etika

PENERAPAN NORMA - NORMA MORAL DAN ETIKA     Salah satu hal yang membedakan manusia dari mahluk hidup lainnya ialah daya pikir, akal, ...

About Me

ANDRE FARSYA ANDORIA SITORUS
Seorang mahasiswa yang sedang duduk dibangku perkuliahan yang sedang fokus kedunia untuk ngeblog. 

Pages